Warning: include(forms.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/batikdam/public_html/wp-content/plugins/wp-responder-email-autoresponder-and-newsletter-plugin/wpresponder.php on line 42

Warning: include(forms.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /home/batikdam/public_html/wp-content/plugins/wp-responder-email-autoresponder-and-newsletter-plugin/wpresponder.php on line 42

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'forms.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/batikdam/public_html/wp-content/plugins/wp-responder-email-autoresponder-and-newsletter-plugin/wpresponder.php on line 42
Batik di Indonesia : Keanekaragaman Batik di Indonesia dan ciri khas setiap daerah | Batik Damayanti

Gambar Batik Indonesia

Aneka Gambar Batik Indonesia

Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau, bermacam seni budaya, bahasa, dan suku bangsa, dimata internasional sangat dikenal dengan karya batiknya. Budaya batik yang tumbuh sejak masa kerajaan Majapahit, Mataran dan kerajaan lainya hingga menyebar ke seluruh pelosok negeri. Ini menjadikan budaya batik begitu melekat dengan budaya nasional Indonesia. Setiap wilayah memiliki ciri khas pembuatan batik, ada yang berbeda dalam hal teknik celup, tenun, tulis, ikat maupun capnya. Seni membatik terbagi menjadi dua, yaitu cara tradisional yang lebih dikenal dengan batik tulis dan batik tenun, dan cara modern yaitu batik cap.

Batik yang didefinisikan sebagai seni menggambar diatas kain, dulunya hanya dibuat untuk kebutuhan pakaian para raja dan pengikutnya. Batik para raja memiliki motif khusus yang mengandung makna filosofi, yaitu motif larangan. Namun kini batik sudah meluas penggnaannya, hingga menjadi pakaian kegemaran rakyat Indonesia dikala santai ataupun resmi, baik untuk pria maupun wanita. Kini batik berkembang sangat pesat dan tumbuh menjadi industri batik, dimana banyak pabrik, produsen, distributor maupun agen yang terkait didalamnya.

Terdapat banyak sekali motif atau gambar batik Indonesia. Dari mulai yang paling umum adalah motif bunga, garuda dan parang, kini dengan banyaknya desainer Indonesia yang menggeluti dunia batik, turut menciptakan motif batik yang lebih populer. Beragam motif batik antara lain: Cuwiri, arti filosofinya kecil-kecil, pemakainya pantas dihormati, unsur motif Meru dan Gurda, dipakai Kemben; Sido Mukti, arti filosofinya selalu sejahtera dan unsur motif Gurda, biasa dipakai upacara pernikahan; Kawung, arti filosofi lambang kekuasaan, unsur motif geometris, biasa dipakai kain panjang; Pamiluto, arti filosofinya perekat kekeluargaan dan daya tarik, unsur motif parang, ceplok dan truntun, biasa dipakai pertunangan; Parang Kusumo, arti filosofinya mekar dan terlihat indah, unsur motif parang dan mlinjon, biasa dipakai pertunangan; Ceplok Kasatrian, arti filosofinya gagah untuk kelas ekonomi menengah kebawah, unsur motif parang, gurda dan meru, biasa dipakai mengiringi pengantin; Nitik Karawitan, arti filosofinya orang bijaksanya, unsur motif ceplok, biasa dipakai sebagai kain panjang; Truntum, arti filosofinya menuntun, biasa dipakai pernikahan, ciri khas kerokan; Ciptoning, arti filosofinya orang bijak menunjuki jalan yang benar, unsur motif parang dan wayang, dipakai sebagai kain panjang; Tambal, arti filosofinya dapat dipakai untuk orang sakit sebagai selilmut agar menumbuhkan semangat hidup, unsur motif ceplok, parang dan meru, dipakai sebagai kain panjang; Slobog, arti filosofinya longgar dan untuk melayat jenazah agar alhamrhum dapat mudah menemui Sang Khalik, unsur motif ceplok, dipakai sebagai kain panjang; Parang Rusak, artinya senjata, motif parang dan mlijon; dan Udan Liris, artinya kesuburan, motif geometris dan suluran.

Leave a Reply